Takhasyu’

Makna khusyu’

  Khusyu’ adalah ketundukan hati dan ketenangan, perasaan tentram karena Allah ta’ala. Hati yang diliputi dengan perasaan membutuhkan Allah karena ia menyadari akan kelemahan dan kebutuhannya yang sangat besar kepada Allah, yang disertai dengan keimanan kepada-Nya dan keyakinan akan berjumpa dengan-Nya.

“Khusyu’  berarti rendah hati dan penghinaan diri terhadap sesama manusia dan kepada Allah. Sifat khusyu’ diperlukan dalam shalat, agar tercegah dari perbuatan keji dan munkar, tidak diganggu setan, suci hati, dapat untuk memecahkan masalah.

SHOLAT KHUSYU’ WAL KHUDHU’ artinya: Sholat yang diiringi dengan penuh konsentrasi
bathin dan merendahkan diri dihadapan Allah dengan cara Rasulullah SAW. Maksud dan tujuannya ialah membawa sifat-sifat ketaatan kepada Allah dalam sholat kedalam kehidupan sehari-hari.

Dalam Budi Suci sifat khusyu’ ini dapat dicapai dengan membaca:

Doa/niat:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم.آللَّهُمَّ تَجَشُعْتُلَكَ وَ خَشَعَتِلْ اَشْوَتُ وَلإَتَشْمَعُ عِلَ حِمَشَ ِالَمَنْ اَتَلَهَ بِقَلْبِ سَلِمَ

     Dan ayat berikut:

وَأَلْقَيْنَا بَيْنَهُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ كُلَّمَا أَوْقَدُوا نَارًا لِلْحَرْبِ أَطْفَأَهَا اللَّهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

(Al Maidah 64: Dan kami tanamkan perasaan permusuhan di antara mereka dan kebencian di antara mereka sehingga hari kiamat. Tiap-tiap kali mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya dan mereka terus-menerus melakukan  kerusakan di muka bumi, sedang Allah tidak suka kepada orang-orang  yang melaskukan kerusakan.)

 ثُمَّ عَمُوا وَصَمُّوا كَثِيرٌ مِنْهُمْ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ(71)

 Maidah 71:  kemudian kebanyakan dari mereka buta dan tuli (lagi). Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

 وَمَنْ عَادَ فَيَنْتَقِمُ اللَّهُ مِنْهُ وَاللَّهُ عَزِيزٌ ذُو انْتِقَامٍ(95)

(Al Maidah 95: Dan siapa yang mengulangi kesalahan itu , maka allah akan menyiksanya dan allah Maha Kuasa lagi Berkuasa membalas dengan azab siksa.)

 وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ وَهُوَ الْحَكِيمٍ خَبِيرٍ

Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hambanya dan Dia Maha Bijaksana dan Maha Tahu.

قُلْ أَرَأَيْتَكُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُ اللَّهِ بَغْتَةً أَوْ جَهْرَةً هَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الظَّالِمُونَ

Anam 47: Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku, jika datang siksaan Allah kepadamu dengan sekonyong-konyong atau terang-terangan, maka adakah yang dibinasakan (Allah) selain dari orang-orang yang zalim

 وَأَنْذِرْ بِهِ الَّذِينَ يَخَافُونَ أَنْ يُحْشَرُوا إِلَى رَبِّهِمْ لَيْسَ لَهُمْ مِنْدُنِهِ وَلِيٌّ وَّلإَشَفِيْعٌ لَّعَلَحُمْ يَتَقُوْنَ.

 Akibat lain dari bacaan ini ialah mendapatkan kemampuan:

Senjata 1 : Mencerai-beraikan tenaga musuh yang bersatu dan menimbulkan hati berani pada diri sendiri.

Senjata 2: Mengaburkan pandangan musuh.

Senjata 3: Serangan yang tak disadari musuh: sakit perut, sakit kaki dan lain-lainnya.

Senjata 4: Serangan merata, didorong satu terdorong yang lainnya.

Senjata 5: Menjungkirbalikkan musuh sehingga tidak berdaya.

Senjata 6: Menyerang musuh sehingga gemetar dan berteriak.

Tetapi kekuatan tersebut diatas hanya dapat terwujud dengan kaifiat tertentu. Hanya saya tak dapat menyampaikan disini. Walaupun demikian mudah-mudahan uraian ini ada manfaatnya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: